Al-Ustadz Fajar Agus Trio Nugroho merupakan sosok pendidik yang lahir dari keluarga yang agamis dan berpendidikan, lingkungan yang sejak awal membentuk karakter keilmuan dan spiritual beliau. Tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi nilai agama dan pendidikan, beliau mendapatkan pondasi kuat dalam memahami Islam secara komprehensif, baik dari sisi ibadah, akhlak, maupun keilmuan.
Sejak kecil, Al-Ustadz Fajar Agus Trio Nugroho dibesarkan di tengah lingkungan masyarakat Nahdliyyin (Nahdlatul Ulama) yang kental dengan tradisi keagamaan. Lingkungan ini memberikan ruang yang kondusif bagi pengembangan jati diri beliau sebagai seorang muslim yang taat, moderat, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap umat dan masyarakat sekitar.
Pendidikan agama beliau dimulai sejak usia dini melalui madrasah diniyyah, hingga berhasil menyelesaikan khataman Al-Qur’an pada usia 12 tahun. Proses pendidikan dini tersebut menjadi fase penting dalam pembentukan kecintaan beliau terhadap ilmu agama dan Al-Qur’an, yang kelak menjadi landasan utama dalam perjalanan hidupnya sebagai pendidik dan pengasuh pesantren.
Setelah menyelesaikan pendidikan diniyyah, Al-Ustadz Fajar Agus Trio Nugroho melanjutkan pendidikan ke Pondok Modern Darussalam Gontor, tempat beliau menempuh pendidikan selama ±11 tahun. Di lingkungan pesantren modern ini, beliau mendapatkan pendidikan yang menyeluruh, mencakup penguatan ilmu agama, penguasaan bahasa, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pembinaan karakter santri yang mandiri dan berwawasan luas.
Usai menamatkan pendidikan di Gontor, beliau melanjutkan pengabdian dan pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas Darussalam Gontor (UNIDA). Pada masa pengabdian tersebut, beliau ditempatkan di salah satu pondok pesantren alumni Gontor di Kabupaten Paser, sekaligus mulai mengenal secara langsung kondisi pendidikan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Semangat keilmuan Al-Ustadz Fajar Agus Trio Nugroho terus berlanjut dengan menempuh pendidikan Strata 2 (S2) di UIN Antasari Banjarmasin. Selama kurang lebih ±8 tahun, beliau menjalani peran ganda sebagai pendidik dan akademisi, dengan tetap aktif mengajar di pondok pesantren sambil menyelesaikan studi pascasarjana. Pengalaman ini memperkaya perspektif beliau dalam mengintegrasikan keilmuan pesantren dan pendidikan formal.
Pada tahun 2022, Al-Ustadz Fajar Agus Trio Nugroho mulai memperluas kiprah pengabdiannya di tengah masyarakat dengan mendirikan lembaga Pesantren Mahasiswa. Langkah ini menjadi wujud kepedulian beliau terhadap pembinaan generasi muda, khususnya mahasiswa, agar tetap memiliki landasan keislaman yang kuat di tengah tantangan zaman.
Hingga saat ini, Al-Ustadz Fajar Agus Trio Nugroho mengabdikan diri sepenuhnya di tengah masyarakat dengan mendirikan dan memimpin Pondok Pesantren Tazkia Paser. Melalui lembaga ini, beliau berikhtiar menghadirkan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembinaan akhlak, keilmuan, dan pengabdian umat, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Paser dan sekitarnya.








